TANJUNG TABALONG KOTA
DEBU? BENARKAH?
Saya orang Tanjung. Kamu orang
Tanjung juga?
Kota Tanjung itu KOTA DEBU. Bagaimana
menurut kamu?
Kenapa jadi Kota Debu?
cerita dikit ya..
Dulu,
waktu gw kecil tepatnya waktu SMP gw pergi ke sekolah naik sepeda dan gw
rasakan udaranya itu kalau tiap pagi sgernya jempolan, berasa pengen naik
sepeda terus-terusan dan selambat-lambatnya nyampe ke depan gerbang sekolah..
andai ada lorong waktu yang bisa
ngebawa gw ke waktu itu, gue rela deh ninggalin zaman sekarang buat back ke
zaman dulu.... *sumpah demi kakek lo yang ngesot di zebra cross !!
Kita tinggalin masa lalu. dan terbang
ke masa setelah zaman jahiliyah.. *lhoh? #ngekkk
4
Tahun setelah itu, tepat waktu gw SMA, Tanjung mulai nampak berubah menjadi
kota maju dengan sistem Agrobisnis dan perdagangannya, juga TAMBANGNYA (katanya
pemerintah). yaa.... benar aja Kota Tanjung kian maju sampe seberang
jalan.
Realisasinya mulai terlihat dari
pelebaran ruas jalan utama Ir. PHM. Noor dari Mabuun - Sulingan - Tanjung
menjadi 4 jalur. Woowww.. Keren (Prokk.. prookk..prokk)
Pasar sekarang katanya mau di rehab
jadi pasar modern dan pasar tradisional di relokasi ke>>>> (gue gk
tau)
Bandara mau diperluas, Hotel dan perumahan kian
bermunculan, Ruko-Ruko MERAJALELA, Islamic Center pun dibangun, Taman hiburan
rakyat juga dibangun, dan Api obor nyaris padam.
Harus gw akui, rencana besar itu
memang keren. Tapi untuk merealisasikannya butuh pengorbanan dan pengorbanan
itu adalah POHON-POHON yang dulu melindungi gw dari teriknya matahari saat gw
naik ngayuh sepeda ke sekolah dan itu FATAL> *ninju dinding !
Pohon adalah nafas kehidupan, pohon
melindungi kita dari debu, meredam kebisingan, pembawa angin sejuk, melindungi
kita dari panas, dll (dari analisis tapak yang gw pelajai dari Bu Ani guru IPA
gw hihi).
Karena penebangan pohon rindang dipinggir jalan utama
yang membabi buta, kini ruas jalan utama Tanjung tidak lebih layaknya GURUN
PASIR dengan DEBU-DEBUNYA yang menusuk LUBANG HIDUNG seperti tombak yang nancap
di bokongnya babi (lebay). Belum lagi masalah tambang. Wuihh.. astagfirullah..
luar biasa merusak.
Liat aja noh dari satelit, lubangnya gede bener.
Walaupun mungkin sengaja d blur, tetap aja lubangnya keliatan.
Tambang
menjadi sumber devisa terbesar untuk Tabalong. namun disisi lain Tambang lah
yang perlahan merusak dan menggerogoti rimbanya hutan Tabalong. Riskan memang.
Bumi telah terlanjur berlubang, hutan telah terlanjur gundul dan duit sudah
terlanjur masuk ke kantong pejabat *Lah, apa lagi nih???
APA YANG BISA KITA LAKUKAN?
dimasa depan, generasi mudalah yang akan menanggunng
semua akibat dari kehancuran ini. (calling Power Ranger)
Gw cuma rakyat jelata yang sekarang
cuma bisa berandai-andai.
- Andai gw jadi bupati, gue berantas
korupsi. Gue cabut kontrak sama perusahaan tambang dan menggiatkan usaha
agribisnis seperti perkebunan dan pertanian, perikanan juga peternakan.
- Andai gw jadi penguasa militer, gue bangun pangkalan
militer terbesar di kerakbumi bekas tambang yang bakalan buat militer Amerika
gigit jempol kaki.
- Andai gw jadi kontraktor tu jalan. Semampunya gue ga
akan nebang pohon.
- Andai gue punya buldoser, gue bulldoser dah tu satu
Tanjung. gue ratakan.
- Andai gue nanti jadi Arsitek
(doa'in ya biar cepat :D) gue pengen merancang ulang tata ruang kota, jalan dan
pengadaan hotan kota disetiap radius 2 Km..
So, sebagai generasi muda apakah ada
"ANDAI-ANDAI" dari agan agan yang lain buat kota kita.??
Share dan Post disisi ya..
:)
INDAHKAH KALAU KAYAK GINI?


Tidak ada komentar:
Posting Komentar